Thursday, March 14, 2013

Cerpen "Cinta bertepuk sebelah tangan"

Guyss gue mau posting cerpen nih*yakali cerpen* inisih cuma iseng buat ngisi blog gue yang belum berbunga:D dari kemaren kuncup melulu_-" ini cerpen pertama gue yang dipost diblog, cerpen yang menurut gue endingnya gajelas_-"  tapi baca ajadeh, inget abis baca coment hehe boleh kasih kritik dan pendapat juga kok ;)




                                   "Cinta Bertepuk Sebelah Tangan"
 

     
               Hello kenalin namaku Cello, aku sekolah di SMP Tunas Bangsa Jaktim. Kebetulan aku sudah kelas 3 dan ini adalah puncaknya aku menuju sekolah menengah atas, entah mengapa aku tak mau cepat-cepat pindah dari sekolah tercinta ku,hmm rasanya sungguh menyedihkan bila aku meninggalkan sekolah ini, walaupun kapan saja aku mau ke Tunas Bangsa tanpa larangan. Tetapi bukan itu saja yang aku sedihkan, ada seseorang adik kelasku yang aku suka yaitu Elang, Elang adalah adik kelas yang bisa dibilang perfect walaupun gak putih-putih amat, berbehel, gak terlalu cakep juga, tapi jangan salah selain aku , Elang juga banyak disukai teman satu kelasnya.
               Hari ini aku ada jadwal bimbel di salah satu tempat les ternama di Jakarta, ya bersama Elang, Elang juga salah satu murid ditempat les ku..Tepatnya jam 01.35 aku memulai pelajaran Bahasa Inggris bersama guru pembimbing dan teman-teman les ku..Ditengah pelajaran guru pembimbing kami mengadakan games berpasangan. Aku disuruh memilih pasanganku oleh Mrs.Ira.

"Cello!coba kamu pilih pasangan kamu diantara Elang dan Raka!" Ujar Mrs.Ira

"Em...e..aku pilih Elang saja mrs." Jawabku terbata-bata

"Baiklah! Elang apakah kamu mau?" Tanya Mrs.Ira

                Haduh disini aku benar mati rasa, aku takut Elang tak setuju aku bersamanya, aku sangat gemetar menunggu jawaban Elang.

"Yasudah mrs, aku bersama Cello saja, toh Cello memilih aku." Jawab Elang sambil tersenyum kepadaku

"Yasudah berarti Elang dengan Cello, Raka dengan Elena, Ivan dengan Cinta, dan Lisa kamu dengan Kelvin ya!" Ujar Mrs.Ira

"Apa mrs? Aku dengan Kelvin? Aku tidak mau!" Ujar Lisa sambil buang muka

"Memangnya aku mau denganmu?! Sorry dori morii ya males banget aku." Jawab Kelvin sinis

"Sudahlah! Kau ini ribut melulu, hati-hati kau bisa jadi kau suka dengan lisa:D macam di Novel-novel itu wkwk" Ujar Ivan dengan nada sok Batak

                 Memang si Ivan adalah cowok perfect yang humoris. Seringkali teman-temanku tertawa karena tingkah laku Ivan yang lucu.

"That's true Ivan hahaha." Jawabku

"Sudah cepat kalian siapkan tugas kelompok kalian masing-masing!" Ujar Mrs.Ira

                 Akhirnya aku dan Elang menyiapkan kertas-kertas yang diberi Mrs.Ira. Jadi kelompoku harus menyusun sobekan kertas yang berisi huruf-huruf untuk menyambungkan games kali ini.

"Cello! Tolong ambilkan aku kertas berisi huruf P dong!" Suruh Elang

"Nih!" Jawabku tersenyum dan memberikan kertas itu

                Elang mengucapkan terimakasih kepadaku. Entah mengapa saat aku menatap Elang dengan tajam, aku merasa hatiku ini berdebar dan jantungku berdetak kencang. Jujur baru kali pertama aku merasakan ini, ini seperti hal nya jatuh dari ketinggian 200m dari atas gedung..haduh Cello lebay sekali-_-.

"Cello!hei Cello!"

"Eh iya..?" Jawabku

                 Suara itu membangunkan ku dari pikiran-pikiran yang baru saja lewat. Kelvin si cowok yang juga berbehel yang telah menyadarkanku.

"Mana kertas susunnya?" Tanya Kelvin

"Itu di Elang!" Jawabku

                  Elang memberikan kertas susun kepada Kelvin dan Elang mengulurkan tangan nya kepadaku untuk membantuku berdiri disaat aku terduduk *eaea*. Tetapi aku mengabaikan nya karena aku takut Elang akan tau aku sedang dag dig dug karenanya. Andai saja Elang tau pasti..~ haah sudahlah! pikiranku terpaku dengan Elang melulu.
                  Waktu les pun berakhir...Hari ini aku berniat pulang dengan angkutan umum, karena supirku tidak bisa jemput, nasib-nasib iri aku melihat Raka dengan Elena, Ivan dengan Cinta, memang mereka adalah pasangan yang bisa dibilang paling romantis, beda denganku dan Lisa yang Jones T.T. Aku melihat Elang dengan ninja biru nya.




"Cello! pulang denganku yuk! Lagi pula rumah kita hanya beda komplek." Ujar Elang


"Yaudah lang, aku ikut."Jawabku


                    Aku berpamitan dengan Lisa sambil menaii Ninja biru milik Elang. Ditengah perjalanan, Elang membelokan motornya kearah  taman diBlok C, rumahku kan masih 1 komplek lagi dan ini juga bukan komplek elang.



"Elang! Ngapain kita kesini?" Ujarku


"Udah turun aja, kita duduk disitu dulu!"


                     Aku duduk dibangku yang pemandangan didepannya seperti danau. *awarkd moment* Ngapain sih sebenernya? Diem-dieman  gini-_- akhirnya akupun membuka pembicaraan


"Elang!" Ujarku


"Eh iya sorry Cell, aku cuma mau tanya. Menurut kamu wajar gak aku masih mencintai orang yang udah gak ada didunia ini?" Tanya elang

     Hah? maksudnya apa coba? Seorang Elang yang terkenal dingin bisa ngomong kaya gitu?


"Maksudnya apaya lang?"

"Iya wajar gak aku masih mencintai Keisha yang udah beda sama kita?" Tanya Elang


      KEISHA? dia kan udah beda alam, ternyata Elang masih cinta sama Keisha dan Elang masih setia sama keisha. Ternyata dinginnya Elang karena keisha, apa aku harus jujur sama Elang kalau aku suka sama dia. shiit hujan.


"Cell?"

"Eh iya...Em mungkin wajar kaliya, tapikan dia itu udah gak ada, apa mungkin dia masih cinta sama kamu, kamu pasti gak akan tau itu lang, lagi pula itu sama aja nyakitin kamu, kamu bersikap dingin seolah gak ada apa-apa! Aneh tau gak, aku sedih liat kaya gitu!" Jawabku sambil menangis diantara rintikan hujan


"Kamu itu kenapa sih Cello? aku kan cuma tanya, lagian aku emang masih cinta sama Keisha dan walaupun aku gak pernah tau tapi aku merasa kok, merasa kalau keisha masih ada buat aku!" Jawab Elang dengan nada tinggi

     Aku tau lang,aku tau! Seharusnya aku gausah suka sama kamu, aku gak harus menumbuhkan rasa untuk kamu yang masih ada buat Keisha. Tapi aku gak bisa bohong.


"Kamu tanya aku kenapa? Kamu mau tau kenapa aku jawab kaya gitu? Aku tuh suka sama kamu lang! Dari dulu aku suka sama kamu, dari pertama kali akau ketemu kamu, dari kamu pedekate dan akhirnya jadian sama sahabat aku Keisha dari Keisha ninggalin kita semua dan sampai saat ini aku menunggu sikap dingin kamu itu hilang! Tapi apa? Kamu tuh gapernah peka sama aku! Jujur baru pertama kali aku liat kamu kaya tadi, bentak aku seolah aku yang salah!aku benci kamu lang, Beeeenciii!!" Ujarku sambil berlari

     Sumpah ini tuh Cinta yang bertepuk sebelah tangan, rasa yang baru aku rasain baru kali ini. Aku berlari meninggalkan Elang, seketika aku melihat Elang mengejarku sambil memanggil namaku. Akhirnya aku berhenti saat jarak Elang sudah dekat denganku.


"Cello, plis maafin aku. Aku juga sayang sama kamu, tapi aku mau kita jadi sahabat dan gak lebih. Karena apa, sahabat tidak akan putus sampai kapanpun dan seorang sahabat akan lebih mengerti dibanding seorang kekasih!" Ujar Elang


      Aku terdiam mendengar perkataan Elang. Aku memang bodoh sudah mencintai orang yang masih setia dengan kekasihnya. Aku setuu dengan Elang, memang sepantasnya aku menjadi sahabat Elang bukan kekasih. Aku terkaget ketika Elang memelukku.


"Sahabat akan selalu ada disaat kamu sedih! Aku tau kamu tadi nangis, walaupun tadi hujan tapi aku tau kalau kamu tadi nangis! Tenang Cell kapan pun kamu butuh aku, aku akan selalu ada buat kamu! BFF."



                                                                   ~~~END~~~


Jadi intinya guys buat kalian yang cintanya bertepuk sebelah tangan, jangan terlalu dipikirin guys kalian masih bisa jadi sahabat doi, sahabat yang emang bener-bener sahabat ya guyss, jangan sahabat yang punya muka dua (didepan baek eh dibelakang ngomongin). Keep be strong and the spirit
         

Maaf kalau ada kata-kata yang salah maybe typo hehe :D Thanks for read and Don't forget to leave a comment.

No comments:

Post a Comment